Setiap kali menziarahi makam para ulama dan sultan Mataram Islam di pesareyan (kuburan) Kotagede, Saya menyempatkan diri mengambil air di padasan (gentong atau bak tempat air) di sebelah makam Nyai Brintik yang menempel dengan mihrab pengimaman, sambil merapal puisi Rumi ini : Orang-orang bodoh kendati menghormati masjid Masjid Sultan di Kampung Glam, Singapura merupakan masjid pertama yang dibangun di republik itu. Menurut sarjana Belanda J.C. Noorlander bahwa berdasarkan nisan makam, maka umur kuburan dapat dihitung sejak lebih kurang tahun 1550 , berarti Sultan Suriansyah meninggal pada tahun 1550, sehingga itu … Salah satu kisah paling populer adalah saat beliau masuk dalam kemah Raja Richard The Lion Heart dan mengobati sang Raja, penjaga diluar sudah ketar-ketir mengira sudah tamatlah riwayat Raja Richard yang paling disegani di seluruh Eropa. makam baginda terletak di makam diraja masjid tengkera melaka. Dahulu di atap masjid yang lurus dengan kamar ada kayu memanjang setengah ukuran orang berdiri untuk membedakan antara ruang makam dengan bagian atap masjid lainnya. Hingga kini, masjid bersejarah itu masih menjadi daya tarik utama bagi wiaatawan asing yang datang ke Singapura. Ziarah Makam Sultan/Raja di Masjid Al-Hadi, Kampung Makam, Kota Tinggi makam al marhum dymm sultan hussin muadzam shah ibni al marhum sultan mahmud shah ibni al marhum sultan abdul jalil riayat shah ibni al marhum sultan sulaiman badrul alam shah. Masjid Tua Al-Hilal Katangka dulunya merupakan masjid Kerajaan Gowa. Makam Sultan Mahmud Mangkat Dijulang yang terletak di Kampung Makam ialah tempat yang paling terkenal di Kota Tinggi, Johor, Malaysia.Makam tersebut banyak menyimpan sejarah Kesultanan Johor dan lain-lain kisah dalam sejarah Melayu masa kini. Sultan Mansur Syah tidak mempunyai makam melainkan Batu Peringatan Sultan Mansur Shah yang terletak di Masjid Kota Lama Kanan, Kuala Kangsar. makam al marhum dymm sultan hussin muadzam shah ibni al marhum sultan mahmud shah ibni al marhum sultan abdul jalil riayat shah ibni al marhum sultan sulaiman badrul alam shah. Penulis: Ira Widana. It was named after Sultan Hussain Shah. Untuk pelaksanaan dan penyiaran agama Islam dia membangun sebuah masjid yang dikenal sebagai Masjid Sultan Suriansyah yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan.